Profil Juri

Agatha Anne Bunanta, HonCNPS, Hon SSS, GMPSA, APSA, EFIAP/p, ARPS, GPU-Cr4, A.FPSI***

Agatha adalah fotografer dan pengusaha Indonesia lulusan Magister Administrasi di Amerika Serikat. Ia begitu antusias untuk memberi ilmu seni fotografi kepada siapapun yang mau belajar, dengan harapan agar fotografer Indonesia dapat lebih berkancah di dunia internasional. Selain menjadi juri pada banyak kompetisi fotografi baik di dalam negri maupun di luar negri, ia adalah pelopor Salon Foto Internasional di Indonesia pada tahun 2006, hingga sekarang. Agatha adalah penyelenggara Salon Foto Circuit International yg pertama dan satu satunya di Indonesia sampai sekarang sejak tahun 2015.

Agatha adalah Pendiri dan Direktur dari Art Photography of Indonesia, organisasi nir laba yang menekankan pada jejaring international dan perkembangan fotografi di Indonesia.

Karya-karya foto Agatha sudah dipamerkan di Indonesia dan di berbagai negara seperti Amerika Serikat, Oman, Thailand, Turki, Austria, Bangkok, Singapore dan masih banyak lagi.

Agatha telah mendapatkan lebih dari 3000 foto accepted dan lebih dari 400 Medali dan Penghargaan baik ditingkat nasional maupun international termasuk diantararanya Piala Trofi Adam Malik (Best Author) Salon Foto Indonesia di tahun 2009 & 2014 dan menjadi satu-satunya fotografer wanita yang mendapatkan piala ini. 

Sebagai pelopor di Salon Foto International, Agatha adalah pemegang gelar foto international yang tertinggi di Indonesia seperti APSA (Amerika), Grand Master PSA (Amerika), EFIAP/p (Perancis), ARPS (Inggris), GPU-Cr4 (Yunani)


dr. Ida Bagus Andi Sucirta, A.FPSI**, EFIAP

Fotografer otodidak yang serius menekuni fotografi sejak tahun 2004. Berbasis di Bali, Andi mengambil spesialisasi fotografi sosial culture documentary, travel dan fine art. Selain memotret, Andi juga sering menjadi pembicara fotografi dan juri lomba foto. Menulis danmenjadi kontributor foto untuk beberapa majalah juga dilakoninya sejak tahun 2007. Puluhan penghargaan lomba foto nasional dan internasional pernah diperoleh Andi, diantaranya : Documentary Award Winner Human Photo Award, China 2009 & 2011, Best Overall Garuda Indonesia Photo Contest 2011 dan Gold Winner Gambara Photo Award 2012. Inisiator Bali Photo Awards (BIP) ini pernah menjabat sebagai ketua PFB periode 2010-2013, dan saat ini Andi juga menjabat sebagai penasehat di Perhimpunan Fotografer Bali (PFB).


Anom Manik Agung, S.Sn, A.FPSI***

Fotografer kelahiran 1972 lulusan Sarjana Seni Rupa dan Design Universitas Udayana. Menekuni fotografi berawal dari hobi sejakdi bangku kuliah hingga memutuskan menjadi fotografer profesional dari tahun 1997 sampai sekarang. Sebagai fotografer, Anom telah memenangkan puluhan penghargaan nasional dan internasional diantaranya :  2nd Winner & Favorite of The Bali International Photo Competition, GWK 1999, WINNER TRIP TO BHUTAN bersama Canon EOS 600D, Singapore 2011, FIAP Best Author Badge Winner Singapore International Photography Awards 2012, dan masih banyak lagi penghargaan & prestasi lainnya. Berkat pengalamannya, Anom sering diundang sebagai pembicara dan juri lomba foto. Pernah menjabat sebagai Ketua PFB 2013-2016, saat ini Anom juga menjabat sebagai penasehat di Perhimpunan Fotografer Bali (PFB).


Ir. Made Widnyana Sudibya

Arsitek kelahiran Klungkung Bali tahun 1956. Menyelesaikan pendidikan arsitektur di Universitas Udayana pada tahun 1983. Selain sebagai arsitek, Widnyana menekuni hobi fotografi, pernah menjadi kolumnis di Bali Post 1978-1991 dan pernah aktif di majalah budaya Sarad Bali. Saat ini, kegiatan dokumentasi upacara di pura Besakih, Samuan Tiga dan lainnya mengisi sebagian besar aktifitas fotografinya. Mewartakan even Pesta Kesenian Bali, Bali Mandara Nawanatya, dan event kesenian lainnya, melalui fans page di Facebook juga menjadi kecintaannya.


Agung Parameswara

Pria Kelahiran Bali tahun 1990, Agung Parameswara mengambil gelar sarjana di Studi Ekonomi, Universitas Udayana. Sangat mencintai budaya dan seni yang memang dalam kesehariannya bergelut dalam keluarga & lingkungan tersebut. Ibunya lulusan kuliah sosial dan budaya, ayahnya adalah seorang arkeolog dan juga anggota keluarganya di kampung halaman sebagian besar adalah penari tradisional Bali. Melalui media fotografi Agung Parameswara mengartikulasikan dan mengekspresikan pikiran pribadinya dalam karya karya foto dokumenter jurnalis yang penuh pesan dan makna mendalam.

Dalam perjalanannya sebagai fotografer lepas pada tahun 2010. karya - karya Agung Parameswara telah dipublikasikan di media internasional seperti The New York Times, WAKTU Lightbox, Stern, Days Jepang Magazine, Terra Mater Magazine, The Wall Street Journal, Harian Mail UK, The Age Australia, The Washington Post, Neue Zürcher Zeitung, GEO Jerman, Internazionale Italia, Courier International, XL Semanal Magazine, The Jakarta Post, SEA Globe Magazine, National Geographic Traveler Indonesia, Rhytm Bulanan Magazine, Travel 3 Sixty Magazine, Marie Claire Indonesia, Al Jazeera, A Magasinet Afterposten, DestinAsian Indonesia dan banyak lainnya.

Sejumlah penghargaan fotografi baik nasional maupun international pernah diraih Agung Parameswara, diantaranya : Best Tourism photo ASEAN Tourism Association (ASEANTA) Award in Manila Philippines 2016. Jury’s special award in Humanity Photography Award in Yunnan, China 2014. 1st winner Indonesia Photojournalism Award category art and Entertaiment from Indonesian Photojournalism Association 2012 & 2013


Phone: 082266333043
Email: bipawards@gmail.com
Jl. Kecubung No.81 Denpasar,
Bali, Indonesia